Rabu, 28 Mei 2014

Pengertian DBF (DataBase file)
DBF adalah format file yang biasanya digunakan oleh perangkat lunak database. DBF singkatan dari DataBase file. dBASE adalah sebuah sistem manajemen basisdata (DBMS) yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, dan kemudian untuk platformApple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu. Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membuat penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti Paradox, Clipper, FoxPro, danMicrosoft Access. kepemilikan dBASE pada akhirnya dijual ke Borland pada tahun 1991 dan pada tahun 1999 Borland menjual hak atas jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE Inc. Dimulai dari pertengahan tahun 1980-an banyak vendor membuat dialek ataupun variasi pada produk mereka ataupun pada bahasanya sendiri. Termasuk didalamnya FoxPro (sekarang dikenal sebagaiVisual FoxPro), Quicksilver, Clipper, Xbase++, Flagship, dan Harbour. Mereka-meraka iniah yang secara informal dikenal atau disebut sebagai xBase Dasar file format dBASE, yang dikenal sebagai file .dbf, saat ini merupakan salah satu format yang luas digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk menyimpan data-data secara terstruktur.

dBase sebagai Utility Pemrograman dan Bahasa pemrograman
dBASE adalah database engine klasik yang masih tetap diminati sebagai program untuk menyimpan data-data perusahaan sampai sekarang. Program-program yang dirancang dengan menggunakan dBASE memang memiliki banyak kelemahan dibandingkan dengan database engine modern seperti MySQL™ atau SQL Server™ dan Microsoft® Access. Sebagai database engine, dBASE menjadi standar file database pada masa keemasan sistem operasi DOS. DBASE populer sejak dBASE II dan dBASE III diterima sebagai standar. Banyak produk software menggunakan dBASE sebagai standar file databasenya (dengan ekstensi *.dbf), seperti misalnya: FoxPro (termasuk Visual FoxPro), Recital, Paradox, dsb. Salah satu bahasa pemrograman yang dikembangkan dengan menggunakan file database milik dBASE adalah Clipper, yang masih tetap dipakai sampai saat ini. Database menggunakan dBASE akan menyimpan setiap tabel data ke dalam satu file dengan ekstensi .dbf, kecuali Paradox yang menggunakan ekstensi .db. Dalam komputer modern, bahkan program script interpreter seperti PHP pun masih mendukung dBASE. Penggunaan dBASE masih dianggap relevan karena program-program modern seperti Microsoft® Excel, Access, atau Visual FoxPro mengenali file-file yang dibuat dengan menggunakan dBASE.
.DBF

Kapan .dbf mulai digunakan?
Pada sekitar tahun 1980 dimana penggunaan dan perkembangan program DBMS yaitu dBase dan di dBase inilah file extension .dbf pertama kali digunakan.
Apa itu .dbf?
.dbf merupakan extension file database yang berisikan table data yang berhubungan dimana file-nya disusun berdasarkan record-record, dan dimana setiap record itu sendiri terdiri atas field-field yang mengandung elemen-elemen data.
Kenapa menggunakan .dbf?
Banyak aplikasi yang menggunakan format extension .dbf dikarenakan Dasar file format dBase ini, merupakan salah satu format yang luas digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk menyimpan data-data secara terstruktur.
Dimana penggunaan .dbf?
selain dBase banyak produk software menggunakan .dbf sebagai standar file databasenya, seperti misalnya: FoxPro (termasuk Visual FoxPro), Recital, FoxBase, Paradox, dan lain sebagainya. Microsoft juga merekomendasikan untuk menyimpan file database Microsoft Works dalam format file dBase sehingga dapat dibaca oleh Microsoft Excel
Siapa pengembang asli dari .dbf ?
Kalo kita berbicara tentang siapa pengembang dari .dbf maka kita juga akan berbicara tentang siapa pengembang dari dBase, karena seperti yang sudah dijelaskan di awal .dbf merupakan format file yang pertama kali digunakan di dBase. Pengembang asli dari dbase itu sendiri adalah C.Wayne Ratliff pada tahun 1978, di saat dia bekerja sebagai kontraktor di Jet Propulsion Laboratory. Ratlif menulis sebuah program database yang dia sebut “Vulcan” (nama tersebut berasal salah satu karakter “Star Trek”) untuk membantunya memenangkan pertandingan sepakbola kantor. Dia menulis program tersebut pada JPLDIS (Jet Propulsion Laboratory Display Information System). Menurut Ratliff, bahasa di JPLDIS merupakan bahasa yang simpel yang bisa digunakan untuk berinteraksi dengan printing terminal. Ada beberapa bukti bahwa JPLDIS dipengaruhi oleh mainframe database dari Tymshare Corporation’s yang bernama RETRIEVE.
Bagaimana Penggunaan .dbf?
Membuat File Database di Dbase
Sebagai contoh kita akan membuat satu file database (DBF) dengan nama
file PEGAWAI, struktur filenya adalah sebagai berikut :
Field Name Type Width Dec
1. NIP C 6
2. Nama C 30
3. Alamat C 30
4. JK C 1
5. Tgl_Lahir D 8
6. Tmp_Lahir C 15
7. Agama C 1
8. Status C 1
9. Pendidikan C 1
10. Mulai_ker D 8
11. Jml_anak N 2 0
12. Gapok N 7 0
Pertama tuliskan perintah CREATE untuk membuat file pada DOT PROMT
dBase, melalui cara seperti di bawah ini :
1. Set directory to d:\data [Enter] 2. Create d:\data\pegawai [Enter]
Create pegawai [Enter]
 Setelah melakukan perintah Create maka akan tersedia tempat untuk mulai mendefinisikan field
yang diperlukan file tersebut.

Untuk menyimpan Struktur file yang telah dibuat pergunakan tombol CTRL-END atau CTRL-W atau tekan ENTER 2x. Setelah itu akan muncul pertanyaan apakah data akan di-input sekarang atau nanti ?
catatan : Syarat untuk menulis nama field adalah sebagai berikut
 panjang nama field maksimum 10 Karakter
 tidak boleh ada spasi ,tanda baca kecuali tanda hubung bawah( _ )
 tidak boleh diawali dengan angka
untuk mempermudah kita dalam memanipulasi data, kita buat kesepakatan secara bersama untuk pengisian data fieldnya, yaitu :
 Field JK diisi dengan :
o P = untuk Perempuan
o L = untuk Laki-laki
 Field Agama diisi dengan angka :
o 1. Untuk agama islam
o 2. untuk agama kristen katolik
o 3. untuk agama kristen protestan
o 4. untuk agama budha
o 5. untuk agama hindu
 Field Status diisi dengan :
o B = untuk belum kawin
o K = untuk Kawin
o D = untuk yang Duda
o J = untuk yang Janda
 Field Pendidikan diisi dengan :
o 1 = untuk tamat SMP
o 2 = untuk tamat SMU
o 3 = untuk tamat Diploma
o 4 = untuk tamat Sarjana
Untuk menyimpan Data dipergunakan tombol CTRL-END atau CTRL-W.