2. DFD KONTEKS & DFD LEVEL SERTA METODENYA
Data Flow Diagram (DFD) merupakan suatu cara atau metode untuk
membuat rancangan sebuah sistem yang mana berorientasi pada alur data yang
bergerak pada sebuah sistem nantinya. Dalam pembuatan Sistem Informasi DFD
sering digunakan. DFD dibuat oleh para analis untuk membuat sebuah sistem yang
baik. Dimana DFD ini nantinya diberikan kepada para programmer untuk melakukan
proses coding. Dimana para programmer melakukan sebuah coding sesuai dengan DFD
yang dibuat oleh para analis sebelumnya. Tools yang digunakan pada pembuatan
DFD (Data Flow Diagram) yaitu EasyCase, Power Designer 6. Salah satu cara lain
untuk mendesain sistem yaitu menggunakan UML(Unified Manual Language).
Komponen DFD
(Data Flow Diagram):
- User / Terminator: Kesatuan
diluar sistem (external entity) yang memberikan input ke sistem atau
menerima output dari sistem berupa orang, organisasi, atau sistem lain.
- Process: Aktivitas yang mengolah
input menjadi output.
- Data Flow: Aliran data pada
sistem (antar proses, antara terminator & proses, serta antara proses
& data store).
- Data Store: Penyimpanan data pada database, biasanya berupa tabel.
Didalam DFD
terdapat 3 level, yaitu :
1. Diagram
Konteks : menggambarkan
satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam
suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor
0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut
aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. Diagram ini sama sekali tidak
memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan.
2. Diagram Nol
(diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar yang mewakili
lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan
dari diagram Konteks ke diagram Nol, di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.
3. Diagram Rinci
: merupakan diagram
yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram Nol.
Fungsi DFD
Fungsi dari Data
Flow Diagram adalah :
- Data Flow Diagram (DFD) adalah
alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk
menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang
dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun
komputerisasi.
- DFD ini adalah salah satu alat
pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem
merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang
dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan
model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
- DFD ini merupakan alat
perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep
dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan
sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai
maupun pembuat program.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar